MANFAAT TEKNOLOGI INFORMASI DI
PENYIARAN
Informasi adalah pengetahuan yang
didapatkan dari pembelajaran, pengalaman, atau instruksi. Namun, istilah ini
memiliki banyak arti bergantung pada konteksnya, dan konsep-konsep yang terkait
erat umum seperti arti, pengetahuan, negentropy, komunikasi, kebenaran,
representasi, dan stimulasi mental.
Dalam beberapa kasus pengetahuan
peristiwa tertentu atau situasi yang telah dikumpulkan atau diterima melalui
komunikasi, intelijen, atau diperoleh dari berita juga disebut informasi.
Informasi dalam bentuk koleksi data dan fakta sering disebut data statistik.
Dalam bidang ilmu komputer, informasi adalah data yang disimpan, diproses, atau
ditransmisikan. Penelitian ini memfokuskan pada definisi informasi sebagai
pengetahuan yang diperoleh dari pembelajaran, pengalaman, atau instruksi dan
aliran.
Teknologi Informasi adalah istilah
umum yang menggambarkan setiap teknologi yang membantu orang untuk membuat,
memodifikasi, menyimpan, berkomunikasi, dan / atau menyebarkan informasi. TI
menyatukan komputasi dan komunikasi berkecepatan tinggi untuk data, suara, dan
video. Contoh Teknologi Informasi bukan hanya sebuah komputer pribadi, tetapi
juga telepon, TV, peralatan rumah tangga elektronik, dan perangkat genggam
modern (misalnya ponsel).
Memahami teori komunikasi dan
informasi menurut Robert l. Mathis dan John H. Jackson (2004) globalisasi
adalah penyumbang utama terhadap pengembangan dan evolusi teknologi
telekomunikasi dan informasi membantu pengiriman yang cepat. Teknologi
komunikasi seperti televisi satelit dan telah menghadirkan layanan telepon
nirkabel ke desa-desa. Pertumbuhan penggunaan internet di seluruh dunia telah
membuat orang-orang dan perusahaan-perusahaan individu dapat dengan mudah berkomunikasi
dan mengakses data dalam jumlah sangat besar.
Ada baik dan bentuk teknologi
komunikasi yang dapat digunakan digunakan dalam penyiaran pendidikan, antara
lain, sebagai berikut:
1. Radio siaran
Radio merupakan media elektronik
lama dan sangat fleksibel. Radio telah beradaptasi dengan perubahan dunia,
melalui hubungan saling menguntungkan dengan melengkapi dengan media lainnya.
Secara umum, radio dapat dilihat sebagai penyerapan media komunikasi massa
melalui indera pendengaran. Salah satu bentuknya adalah pemanfaatan pendidikan
teknologi komunikasi radio. Radio media seleksi didasarkan pada kemampuan media
untuk menjangkau populasi pendengar Bianya dan lebih murah. Musim panas
mengatakan bahwa media memiliki peran radio, karena keberadaannya sebagai jaringan
internasional dapat mengesampingkan hambatan georafis dan menjangkau pendengar
pada semua pendidikan budaya dan ekonomi tingaktan.
2. Televisi Siaran Pendidikan
Dari berbagai jenis dan bentuk
teknologi komunikasi yang tersedia, siaran televisi adalah media ampuh untuk
menyebarkan informasi kepada publik secara bersamaan. Broadcast televisi juga
memiliki kekuatan yang luas jangaku dan mampu menghilangkan batas-batas
geografis, kehidupan sosial, politik dan budaya dari penampil. Bahkan ada
televisi yang kurang penting juga memiliki potensi untuk menyampaikan pesan
pendidikan / pembelajaran. Artinya, televisi merupakan salah satu bentuk
pengajaran dan sumber belajar yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan
kualitas pendidikan.
Dengan
demikian tujuan akhir dari menggunakan media informasi dan komunikasi adalah
kesejahteraan rakyat yang tercermin dalam kemampuan ekonomi negara. Informasi
untuk masyarrakat sangat penting dalam rangka memberdayakan hidup mereka
meningkat. Dengan banjir informasi kepada publik memungkinkan orang memperoleh
peningkatan pengetahuan dan pengetahuan biasanya hanya dimiliki oleh sekelompok
profesional yang dapat dipromosikan oleh kemajuan ICT Selain menyebabkan jarak
antara kelompok-kelompok orang dapat dihilangkan. Kemajuan dapat diatasi dengan
berbagai ICT media. Sebuah jumlah besar sumber informasi yang akan dapat
memperkaya informasi dan pengetahuan kepada penonton.
Informasi untuk negara dapat menjadi
sumber listrik. Selain keadaan informasi dapat memberikan kontribusi pada kekuatan
dan stabilitas dari sistem pelengkap sosial, polotok, ekonomi, dan budaya.
Informasi dalam suatu negara dapat menjadi kekuatan dalam perekonomian
merupakan salah satu faktor yang menentukan pelaksanaan pembangunan. Denagan
memanfaatkan informasi dari berbagai media untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,
diharapkan akan ada sosial, ekonomi, politik, dan budaya. Perubahan-perubahan
sosial yang terjadi dalam konteks interaksi sikap pola umum masyarakat dan
bagaimana orang berperilaku dengan informasi yang ada. Dengan kemudahan akses
ke informasi dan pengungkapan informasi masyarakat diharapkan lebih kritis,
cerdas, dan pemberani.
Dengan informasi yang kaya, warga
negara memiliki sikap kritis, sikap untuk meneliti isu-isu di sekitarnya mulai
di bidang pendidikan politik. Hal ini juga berani mengungkapkan meremehkan
tidak setuju dengan pendapatnya. Semua dapat mengomentari era ini, tentu saja,
argumen berdasarkan teori atau informasi yang dapat dipertanggungjawabkan.
Selain dinamika informasi juga dapat
memotivasi dan mendidik masyarakat. Akses informasi yang tidak membedakan
antara status sosial yang disandang bersama dengan demokratisasi informasi.
Dengan informasi yang kaya maka masyarakat diharapkan dapat memilih informasi
mana yang benar dan yang tidak mudah tertipu disesatkan oleh orang lain dan
mampu berdiri sendiri serta memiliki daya saing tinggi. Dengan munculnya TIK
diharapkan dapat mengubah dalam konteks lembaga sosial yang dapat dilihat dari
perubahan format tatanan sosial dan lembaga - lembaga baru di bidang tata
kelola informasi.
Sekarang
lembaga-lembaga pelayanan publik atau banyak lembaga sosial lainnya mulai
berubah pandangan menerapkan sistem informasi pelayanan terpadu, misalnya di
beberapa pemerintah daerah telah menggunakan e-pemerintah dalam rangka
menciptakan pemerintahan yang informatif dan akuntabel. Lembaga penegak hukum
akan mulai menerapkan otomatisasi dalam layanan. Hal ini dilakukan sejalan
dengan bimbingan pemerintah akan cepat, informatif, dan transparan. Sedangkan
perubahan pranata sosial dalam bidang manajemen informasi juga diharapkan dapat
meningkatkan kualitas layananya.
Lembaga - lembaga seperti
perpustakaan, kantor arsip, atau lembaga informasi baru mengambil bentuk dengan
menerapkan teknologi informasi dalam pelayanan, sehingga lebih cepat dan
akurat. Ia juga muncul lembaga baru yang berfokus informasi layanan di
daerah-daerah tertentu. Misalnya, munculnya pusat-pusat informasi pariwisata,
pusat informasi bisnis atau informasi rumah kontrakan pusat dan sebagainya.
Lembaga - lembaga adalah lembaga sosial yang timbul karena orang perlu mereka
bahkan dapat menjadi komoditas ekonomi. TIK dapat mempengaruhi kemajuan budaya
kita, yang dapat mendorong atau mempengaruhi sikap, memotivasi, mengembangkan
pola perilaku dan dapat menyebabkan integrasi sosial. Selain budaya kita juga
akan dengan mudah dipengaruhi oleh budaya lain, baik lokal maupun asing yang
dapat mempercepat proses produksi dan distribusi barang dan jasa dalam jumlah
besar.
Semua itu adalah perubahan positif
dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi pada individu dan
masyarakat, tapi tentu ada juga dampak negatif. Dalam era transparansi saat
pemerintah tidak transparan dan akuntabel maka yang terjadi adalah sebagai
demonstrasi menentang kebijakan pemerintah yang merusak bagi masyarakat kita
dalam tahap awal belajar demokrasi baru. Dengan hadirnya berbagai produk
informasi seperti radio, TV, internet, HP juga berdampak pada sikap dan
perilaku, seperti malas belajar, individualistis, perilaku tidak bermoral, dan
sebagainya.
Keberadaan teknologi informasi dan
komunikasi juga merupakan ancaman bagi budaya kita, seperti perubahan dalam
cara kerja, cara hidup, hubungan keluarga dan komunikasi antar individu.
Perubahan budaya dapat dilihat dari budaya saling membantu, yang merupakan
salah satu modal sosial kita, terutama di masyarakat pedesaan sekarang sudah
mulai terkikis. Dan di tempatnya adalah hubungan kerja dengan majikan dihargai
gaji. Dengan penyebaran yang cepat dari budaya melalui teknologi komunikasi
juga menimbulkan ancaman bagi pelestarian budaya asli Indonesia, sementara
budaya asing kini lebih dominan dan ditiru kaum muda. Berbagai dampak negatif
perkembangan TIK, di satu sisi untuk kesejahteraan masyarakat di mana ingin
membuat sebagian besar - baik, tetapi di sisi lain jika disalahgunakan maka
akan berakibat fatal dan merugikan diri sendiri.
Melalui siaran media (TV, radio,
koran) perkembangan teknologi komunikasi dan sekaligus akan pesan siaran dapat
diketahui dan dapat disampaikan kepada penonton. Kemajuan teknologi juga sangat
berpengaruh besar terhadap kemajuan penyiran, misalnya, dengan penemuan
komputer, kamera, camcorder, kamera digital, dll sehingga memudahkan kerja para
pekerja penyiaran.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar