MANFAAT
TEKNOLOGI INFORMASI DI BIDANG BROADCASTING
ICT (Information and Communication
Technologies ) atau yang biasa kita sebut sebagai
TIK adalah teknologi yang memproses dan menyampaikan informasi. ICT sama
dengan teknologi informasi, tetapi lebih fokus pada teknologi komunikasi.
Termasuk di antaranya internet, jaringan wireless, telepon genggam, dan media
komunikasi lainnya. Kata teknologi berasal dari bahasa Yunani, technologia,
atau techne yang mempunyai arti keahlian dan berarti pengetahuan. Dalam
pengertian yang sempit, teknologi merupakan sesuatu yang mengacu pada objek
benda yang dipergunakan untuk kemudahan aktivitas manusia, seperti mesin,
perkakas, atau perangkat keras. ICT mencakup 2 aspek yaitu teknologi
informasi dan teknologi komunikasi. Teknologi informasi meliputi segala hal
yang berkaitan dengan proses, penggunaan sebagai alat bantu untuk memproses dan
men-transfer data dari perangkat yang satu ke lainnya. Sedangkan Multimedia
dapat diartikan sebagai penggunaan beberapa media yang berbeda dalam bentuk
text, audio, grafik, animasi, dan video.
Pada kesempatan kali ini saya akan
membahas mengenai pemanfaatan ICT pada Industri, khususnya industri
jurnalistik (pembuatan berita). Seperti yang kita ketahui bahwa dalam membuat
berita membutuhkan informasi yang sangat cepat, tepat dan akurat. Masyarakat
membutuhkan berita yang ter-update, maka dari itu penyajian berita juga harus
bersifat langsung misalnya, ada kebakaran di salah satu gedung Jakarta, pasti
berita itu akan muncul di stasiun televisi pada hari yang sama, hanya berbeda
beberapa jam dari kejadian. Masyarakat pun akan dapat mengetahui hal tersebut
melalui media komunikasi lainnya. Berita menjadi salah satu hal penting dalam
aspek kehidupan manusia, baik berita formal maupun tidak formal. Pada saat
proses penyajian berita akan membutuhkan banyak elemen-elemen teknologi
informasi dan komunikasi, diantaranya:
1. Proses pencarian berita.
Pada saat mencari berita, jurnalis
akan memerlukan alat rekam baik merekam suara, video, gambar dan lain
sebagainya.
2. Proses pembuatan berita
Jurnalis membutuhkan hardware dan
software yang memadai untuk penulisan berita. Jurnalis membutuhkan software
untuk menuliskan berita, meng-edit gambar dan video.
3. Proses penyajian berita kepada
penikmat berita
Banyak media untuk menyampaikan
berita, diantaranya melalui radio, televisi, koran dan media lainnya. Pada saat
menyampaikan berita melalui televisi, dibutuhkan banyak elemen ICT untuk
memperindah tampilan pada layar televisi.
Seiring dengan perkembangan zaman,
elemen-elemen ICT pun akan ikut berkembang. Hal ini dapat dirasakan pada
saat anda melihat acara berita zaman dahulu dan zaman sekarang, pada zaman
dahulu dimana komunikasi saja sulit untuk dilakukan, penyajian berita pun hanya
monoton, dengan koran, surat, dan apabila ada video pun masih sangatlah
sederhana. Jika dibandingkan dengan sekarang, berita sudah dapat disebarkan
lewat banyak media, televisi, koran, radio bahkan komputer dan telepon genggam
sekalipun. Acara-acara berita pun sudah dapat dilakukan dengan sangat
interaktif, seperti meminta pendapat dari penonton, meminta penonton untuk
memilih berita atau meminta penonton untuk memberitahukan berita terkini di
wilayah mereka. Seperti pada saat terjadi kerusuhan, acara berita tersebut akan
menampilkan nomor telepon ke layar dan meminta penonton yang tinggal di daerah
sekitar kejadian untuk menelpon dan memberitahukan berita terkini mengenai
peristiwa yang terjadi, bagaimana kondisi wilayah tersebut, dan hal-hal
lainnya.
Dengan kasus yang telah disajikan di
atas, maka dapat disimpulkan bahwa pemanfaatan ICT dalam industri
jurnalistik adalah :
1. Mempercepat proses penyajian
berita dengan adanya internet, telepon genggam dan alat komunikasi lainnya.
2. Membuat masyarakat merasa
dibutuhkan dengan adanya telepon interaktif mengenai berita yang ada
3. Membuat penyajian berita menjadi
interaktif seperti pemutaran video berita (berita tidak hanya disajikan dalam
bentuk gambar).
4. Berita dapat diakses melalui
media apa saja, komputer, telepon genggam, televisi, radio, koran, dan
lain-lain.
Dengan adanya kemudahan dalam
mengakses dan membuat berita, masyarakat harus dapat secara pintar memilih
berita mana yang benar dan salah. Pembuat berita pun harus dengan cermat membuat
berita,agar masyarakat tidak mendapat berita yang tidak benar. Maka dari itu
selain membahas pemanfaatan ICT, berikut terdapat beberapa kerugian
ICT dalam industri jurnalistik ini:
1. Banyak orang menyebarkan berita
yang tidak benar atau masih sekedar isu. Hal ini akan menyebabkan kesimpang –
siuran atas kebenaran berita tersebut.
2. ICT disalah gunakan untuk
melakukan perbuatan yang tidak baik, misalnya mencemarkan nama baik seseorang,
membuat berita yang tidak disaring kembali kebenarannya.
Kesimpulan dalam artikel ini adalah Information
and Communication Technologies (ICT)sangat berperan dalam semua industri,
dalam segala aspek kehidupan manusia. Dalam industri jurnalistik ICT sangat
dibutuhkan karena industri membutuhkan berita yang sangat akurat dan cepat.
Industri ini selalu bergantung pada alat komunikasi, karena harus mendapatkan
dan menyebarkan berita kepada seluruh masyarakat. Industri ini mempunyai
jurnalis yang akan selalu terhubung dengan kantor seperti mengirimkan berita ke
kantor. Jurnalis juga harus memliki alat komunikasi berupa telepon genggam,
internet dan lainnya untuk mencari berita di pelosok-pelosok daerah, menyaring
kebenaran berita, dan mem-publish berita. Jadi keberadaan ICT sangatlah
membantu industri jurnalistik ini dalam membuat dan menyebarkan berita
Tidak ada komentar:
Posting Komentar